Sayangnya, saya hanya melintasi Cirebon setiap kali mudik dari Bogor ke Jawa Timur. Sepanjang perjalanan saya menikmati suasana kota. Dengan mengendarai mobil keluarga, seharusnya saya lebih leluasa singgah lebih lama di Kota Cirebon. Nyatanya, belum pernah berhenti sekalipun.
Padahal, sesungguhnya saya sangat penasaran dengan keraton, kuliner dan tempat wisatanya. Makan empal gentong di Bogor sudah pernah, namun malah belum pernah merasakannya langsung di kota asalnya. Saya sudah menahan hasrat ingin mampir ke Trusmi, sentra batik Cirebon yang motifnya khas. Ingin juga mampir Pasar Kue Setu untuk membeli oleh-oleh. Hmm..banyak, banyak sekali daya pikat Cirebon.
Tapi kondisi yang menimpa kami setiap tahunnya adalah mudik dengan kelelahan, macet dan ingin segera sampai di tujuan. Apalagi waktu cuti yang singkat membuat kami tak berkutik. Maka yang kami bisa hanyalah melintas saja di jalur pantura Cirebon. Begitu ditandai dengan perahu-perahu di sisi kiri jalan, disitulah saya tahu sudah tiba di Cirebon.
Suatu ketika nanti saya harus memuaskan penasaran. Berkunjung dengan leluasa dan menginap di inn bintang 5 ternama.
Baru-baru ini, saya mendengar kabar bahwa Cirebon terpilih oleh perusahaan elektronik Jepang untuk mendapatkan 2000 CCTV dalam rangka menuju rencana Cirebon Smart City. Juga berita bahwa Cirebon memang tengah diprogram menjadi smart city.
Sebagai pemudik yang melintasi Cirebon setiap tahunnya, kabar inipun membawa angin segar bagi saya. Sudah sepantasnya kota-kota di Pantura, seperti Cirebon, memulai menata diri menjadi kota pintar. Bayangkan, jika 844.718 kendaraan mudik pada lebaran 2015 yang lalu (Sumber www.republika.co.idhttp://www.republika.co.id) dinilai sebagai potensi. Sebagian kendaraan melintasi jalur Pantura, sebagian menggunakan tol Cipali (Cikopo-Palimanan) yang baru dibuka tahun ini. Angka yang potensial bagi pendapatan Cirebon apabila berhasil mengajak sebagian mereka singgah lebih lama atau kembali berkunjung di hari lain.
Pantura, pada sisi tepi Cirebon
Adanya GTO mempermudah pengguna jalan, salah satu wujud smart city
Smart city adalah kota yang telah menggunakan aplikasi digital dalam berbagai aspek kehidupan di kotanya. Pada smart city, situasi kota diketahui secara langsung melalui akses digital oleh pengelola, warga, dan calon pendatang. Adapun kriteria penting dalam membangun smart city adalah adanya smart mobile service, adanya infrastruktur bagi mobile communication, masyarakatnya mampu bertransformasi menjadi smart mobile citizen. Smart city ditandai dengan keterbukaan data dan informasi secara digital serta operasional layanan yang menuju ke arah contactless (minimal tatap muka). Sebagai contoh adalah akses informasi demografi, penggunaan e-money, e-banking, e-sercive, dan e-commerce.
Beberapa aspek kongkret yang diharapkan pemudik dari Cirebon Smart City adalah:
1. Informasi lalu lintas yang akurat dan update dari berbagai aplikasi digital, service middle dan akun sosial media polisi lalu lintas dan jasa marga. Jadi misalnya ada kemacetan atau kecelakaan dapat diketahui oleh mereka yang akan melintas dan bisa mencari jalur alternatif.
2. Gerbang tol otomatis (GTO) diperbanyak agar semakin contactless. Apalagi dimusim mudik lebaran, dengan GTO proses pembayaran tol lebih cepat.
3. Informasi lengkap, akurat dan update tempat singgah terdekat baik itu tempat makan, wisata, pusat perbelanjaan, pusat oleh-oleh, SPBU, tempat ibadah dan inn. Informasi ini bisa ditampilkan melalui internet dan aplikasi net, atau dengan menambah papan informasi virtual di pinggir jalan. Seperti misalnya saat saya mencari pilihan hotel dari aplikasi cell. Mudah bagi siapapun untuk menemukan inn terbaik asalkan semua informasi telah termuat di net.
Kemudahan pesan hotel dari phone
4. Kemudahan jaringan internet cepat tanpa ada clean spot sejak dari pinggiran kota. Saya biasa menggunakan google maps untuk petunjuk jalan dan mencari berbagai informasi tempat singgah, jadi sangat mengandalkan jaringan net cepat.
Kemudahan akses Google Map
five. Keamanan kota dan pinggiran kota ditingkatkan. Jika CCTV yang dari Jepang tersebut telah berfungsi, maka dari berbagai sudut kota akan terpantau dan memudahkan petugas keamanan untuk mengamankan. Oiya CCTV ini tak hanya identik dengan memantau kejahatan, tetapi juga untuk memantau ketertiban berlalu lintas, ketertiban bersosial dan kebersihan. Pelanggar ketertiban dihukum tegas dan dikenakan sanksi sosial, misalnya diupload ke sosial media. Peningkatan ketertiban, keamanan dan kebersihan ini akan berdampak positif bagi warga Cirebon, juga bagi pemudik dan wisatawan.
6. Jalan tol Cipali yang panjang bisa disulap menjadi etalase Cirebon. Tampaknya menarik jika di kanan, kiri atau di atas jalan dipasang display LCD monitor yang besar berisi promo pariwisata dan budaya Cirebon. Seru kan? Apalagi jika rest area ditambah dan dikelola dengan rapi Rest Area sekaligus sebagai tempat belanja oleh-oleh dan kerajinan khas Cirebon. Ini tentunya menyenangkan bagi pelintas yang tidak sempat mampir ke kota Cirebon.
Jalan tol bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik. Lansekap tol yang indah menjadi wisata jalan yang mengesankan. Buat saya, memandang lansekap dari dalam mobil sudah menjadi bentuk wisata tersendiri.
Tol Cipali, lengang di hari biasa, padat saat lebaran
Gerbang tol Mertapada yang cantik dan unik
Andaikan papan informasi ini diganti LCD monitor yang selalu update. Keren ya?
Suasana tepi tol Kanci yang indah
Saya melintasi Cirebon dan jatuh cinta. Segera saya ingin singgah dan mengukir cerita. Semoga segera Cirebon berhasil mewujudkan dirinya sebagai smart metropolis, yang tentunya akan membuat pemudik pun hepi.
Entah siapa yang mengajarinya, sejak usia 2 tahun Cinta menyukai baju rok lebar dan gaun model princess. Padahal, sedari bayi saya lebih suka memakaikan baju laki-laki untuknya. Dulu, saya memang mendambakan jenis kelamin laki-laki untuk anak pertama, jadi banyak saat hamil saya banyak membeli atasan dan celana, biasanya bergambar mobil atau pesawat, dan berwarna biru atau putih. Tak sekali pun saya membeli rok! Di usia kehamilan 7 bulan, saya tahu bahwa janin dalam kandungan berjenis kelamin perempuan. Awalnya saya pikir saya akan kecewa, apalagi mas Ari. Eh, ternyata kami berdua sangat berbahagia dengan kehadiran putri pertama kami.
Cinta juga suka aksesoris rambut, gelang, kalung dan sebagainya. Semua berwarna pink dengan gambar Strawberry Shortcake atau Barbie. Girly banget.Kalau malam, Cinta sering mendekati saya, merayu untuk dipinjami kosmetik. Matanya berbinar ketika saya sodorkan kotak kosmetik, yang terus terang, isinya jarang saya gunakan.
?Mama dandan, dong, biar tambah cantik,? Katanya sambil mengusapkan lipstick. Tidak belepotan, cukup terampil juga. Namun, satu wanti-wanti saya, boleh berdandan hanya untuk ke pesta atau acara pentas, kalau sekolah atau jalan-jalan biasa belum boleh.
Kesukaan warna red ini berlangsung cukup lama (atau mungkin seterusnya ya?). Pada usia 4 tahun, Cinta mulai melirik warna lain yang juga girly, yaitu ungu.
Terrnyata preferensi warna ini berpengaruh luas. Tidak cuma pakaian dan aksesoris yang warna pink dan ungu, tetapi juga merembet ke buku cerita (isi cerita tidak penting, yang penting sampulnya red atau ungu), sepatu (pernah memaksa dibelikan yang ungu padahal ukurannya tidak cocok) dan soal makanan! Masa demi kecintaannya pada warna ungu, Cinta minta dibelikan es krim rasa blueberry yang kemudian tidak dihabiskannya karena tidak suka rasanya. Dari situ Cinta tahu kalau tidak semua warna ungu dan pink itu enak, dan tidak harus selalu menuruti warna dalam memilih sesuatu.
Sejak kecil selera dan pilihan Cinta memang kuat, tidak mau dipaksakan jika tidak sesuai keinginannya. Saya berusaha memaklumi, ingat bahwa setiap orang punya selera masing-masing. Saya hanya mengarahkan, memberinya saran, kalau kadang-kadang pilihannya kurang pantas atau norak. Kadang Cinta setuju, kadang juga tidak Tak apalah, itu proses. Saya yakin lama kelamaan sense of style nya akan bagus juga. Namanya juga masih anak-anak. Yang penting, Cinta belajar mempunyai pilihan, mengerti apa yang dipilihnya dan tahu konsekuensinya.
Ketika tahu adiknya akan lahir laki-laki, Cinta langsung memilihkan benda-benda berwarna biru untuk adiknya. Wah, tampaknya nuansa crimson di rumah kami akan segera berganti oleh nuansa biru. Hmm, kita lihat saja mana yang kelak lebih dominan. Kalaupun tidak ada ruang terpisah antara crimson vicinity dan blue location, kami pikir tak masalah jika suasana rumah bercampur warna keduanya. Biarlah mereka saling bertoleransi berbagi ruang. Banyak warna seru, bukan?
Saya tidak tahu asal usul mengapa perempuan identik dengan pink dan laki-laki dengan biru. Mungkin, nenek moyang telah melakukan penelitian tentang preferensi dan nyaris tepat terjadi demikian. Orang kemudian mengamini ketentuan tak tertulis itu dengan alasan kekuatiran terjadinya transgender jika melanggarnya. Namun, yang dilakukan Cinta soal pilihan warna ini tentu bukan karena teori siapa pun. Secara alami, warna kesukaan Cinta berjalan sebagaimana wajarnya perempuan.
Anehnya, ketika terkabul memiliki anak laki-laki, saya malah menyesal mengapa dulu Cinta tidak saya dandani dengan baju-baju cantik untuk perempuan. Jadi, Mama nggak pernah punya foto girly toddler dong?Untuk tujuan penghematan, saya tidak membeli terlalu banyak keperluan untuk Asa. Toh baju Cinta sewaktu kecil kebanyakan version celana, sepatu warna unisex yang semuanya sekarang bisa dipakai Asa. Soal baju, Asa tidak terlalu pemilih seperti Cinta. Mau dipakaikan baju warna apa pun, Asa tidak menolak. Termasuk memakai kaos warna purple yang menjadi favorit saya. Malah, Asa tambah cakep dengan kaos warna red. Dan tetap terlihat laki-laki, kok! Sebagian besar barang dan mainan bekas Cinta juga masih bagus. Tidak ada salahnya ?Kan anak laki-laki bermain boneka? Setahun pertama, Asa masih mau memainkan mainan Cinta. Setelah itu, seleranya berkembang dan berbeda dari sang kakak. Walaupun sejak kecil mengenal benda-benda khas perempuan, nyatanya Asa tetap tumbuh berkembang everyday selayaknya anak laki-laki. Asa juga tidak suka bermain boneka. Ketertarikannya pada mainan berupa kereta api, pesawat, dan dinosaurus. Benda-benda itu jelas tidak ada dalam koleksi mainan Cinta.
Perbedaan warna juga sudah mulai dipahami Asa. ?Susu red untuk kakak, susu coklat untuk adik.? Hmm, mulai deh, masa iya urusan warna juga mau disangkutpautkan pada urusan makanan ? Lucu sekali mengingat tingkah laku anak-anak ini.
****
Kembali bisa melihat tulisan saya di media rasanya bahagia banget. Teringat 2 tahun lalu cukup aktif menulis untuk media secara mandiri. Kebetulan akhir-akhir ini saya sering membaca majalah Family Guide di aplikasi Acoop dengan gratis. Saya lihat majalahnya asyik. Sebagian besar saya merasa cocok dengan Parenting style nya.
Bulan lalu saya "iseng" aja kirim tulisan lama tentang Asa dan Cinta. Nulisnya sudah 2 tahun lalu dan ngendon di komputer. Pas terbaca lagi, eh ini tulisan asyik dan masih relevan dengan pembaca saat ini. Temanya timeless sih, tentang perbedaan anak-anak kita.
Dan langsung dimuat di edisi terdekat dari pace sejak saya kirim. Senangnya nggak pake lama naskah di meja redaksi langsung tampil di Family Guide edisi November 2015. Cieee..
Sudah rahasia umum, jadi mama itu sibuknya minta ampun. Urusannya banyak dan semuanya penting. Dari urusan keluarga hingga urusan kantor. Dari urusan sekolah hingga urusan rumah. Begitulah hari-hari saya sebagai mama. Jadi kalau ada yang bisa membantu mempermudah urusan, pastinya saya senang sekali.
Dua hal yang saya syukuri adalah kehadiran net dan telepon selular. Dalam banyak aktivitas keduanya membantu saya. Misalnya hal yang paling sering adalah untuk membaca informasi dan berbelanja on-line. Urusan mama tak jauh dari urusan dapur dan rumah tangga. Berbelanja adalah hal yang paling sering dilakukan karena sifatnya penting.
Dulu, urusan belanja ini menyita waktu. Sekarang dengan bantuan net, toko-toko on-line bertebaran dan belanja pun bisa dilakukan dari rumah. Tinggal pilih-pilih barang, bayar, barang akan diantar ke rumah.
Dulu saya belanja on line hanya untuk kebutuhan style, sekarang merembet ke makanan, susu, bibit tanaman, peralatan rumah tangga hingga furnishings. Hampir semua barang bisa dibeli secara online.
Namun belanja on-line bukan tanpa resiko dan menyulitkan. Kendala saya saat belanja online adalah:
Ketika memilih pembayaran COD (Cost on Delivery), barang diantar saat saya tidak di rumah. Repot kan kalau saya harus berdiam diri di rumah seharian. Sementara kalau COD kan uang harus dibayar langsung, mau titip ke satpam kuatir merepotkan. Karena tidak gampang menyimpan uang milik orang lain.
Ketika memilih pembayaran transfer, saya harus terkoneksi internet saat melakukan i banking. Atau harus ke ATM untuk melakukan transfer. Jalannya lumayan. Seringkali saya tidak ada waktu lagi, bahkan sampai expired tenggang waktu transfernya dan saya masih tidak sempat tranfer. Terpaksa deh, mengulang proses dari awal.
Seluk beluk dan resiko belanja on line pernah saya tulis di blog ini.
Baru-baru ini saya mengenal cara baru bertransaksi, yaitu BNI debit online. Awalnya agak bingung apa bedanya dengan BNI Credit Card dan BNI Debit yang saya miliki. Setelah baca sana sini jadi tahu bedanya.
BNI Credit Card menggunakan nomor kartu dan Nomor keamanan yang ada pada kartu. Sifat nomornya tetap. melekat pada kartu sepanjang masa berlakunya. Dalam penggunaanya saya harus berhati-hati dan selektif memilih merchan. Nomor pengaman harus dijaga kerahasiaanya. Kartu BNI Credit Card saya berlogo Visa.
BNI Debit bisa digunakan untuk bertransaksi langsung pada merchan berlogo BNI dan Mastercard. Biasanya menggunakan PIN. Sedangkan BNI Debit Online adalah cara transaksi menyerupai BNI Credit Card namun menggunakan nomor virtual. Cara mendapatkannya adalah registrasi sms banking terlebih dahulu di Bank BNI. Setelah itu setiap kali transaksi harus SMS banking untuk request VCN.
Kelebihan BNI Debit Online :
Proses mudah, cukup dengan sms banking.
Aman, karena virtual number hanya berlaku 2 jam dan bisa digunakan sekali saja.
Bukan kredit atau hutang karena diambil dari tabungan BNI.
Nominal yang sesuai dengan nilai belanja. Tidak perlu kuatir saldo terkuras.
Saran pengembangan:
Diperbanyak kerjasama dengan toko online agar semakin banyak yang bisa belanja menggunakam BNi Debit Online. Termasuk bisa untuk bayar cicilan, PDAM, listrik dan lain-lain.
Ada beberapa merchan kerjasama yang menurut promo webnya bisa, namun setelah dicoba lakukan transaksi ternyata gagal. Semoga bisa diperbaiki. (Silakan japri jika ingin tahu merchannya apa)
Tidak semua toko online sudah bisa menerima BNI Debit Online. Tapi sudah lumayan banyak. Biasanya yang bisa menerima BNI Credit Card juga menerima BNI Debit Online.
Untungnya salah satu marketplace langganan saya sudah bisa belanja dengan BNI Debit Online, yaitu Blibli.com dan Traveloka.com. Terakhir kali saya belanja di Blibli.com minggu lalu, untuk membeli kaos Big Hero 6 permintaan anak saya, Asa.
Step via stepnya begini:
Setelah terdaftar sms banking, bisa kirim sms atau dengan aplikasi BNI sms banking menu unfastened syntax. Ketik: Req VCN Nominal belanja . Tunggu beberapa saat untuk menuliskan 2 digit PIN sms banking sesuai yang diminta.
2. Setelah menerima SMS balasan, masukkan VCN, CVC2, Valid thru (masa berlaku) ke kolom entry pembelian dengan BNI Debit Online. Semua akan berubah-ubah angkanya setiap kali transaksi.
Mudah kan? Jadi ketagihan belanja kebutuhan keluarga dengan BNI Debit Online. Dengan kemudahan dan kemanaan BNI Debit Online, sebagai Mama yang sering berbelanja akan sangat terbantu.
Sabtu lalu kami ke Kota Kasablanka. Jangan salah kira, ini bukan kota Casablanca di Maroko, tapi ini nama mal keren di Jakarta. Sesuai nama asalnya, mal ini bergaya Maroko.
Di saat orang Jakarta berbondong-bondong ke Bogor di akhir pekan, kami melawan arus memilih ke Jakarta. Pagi itu suasana tol relatif lancar. Apalagi lokasi Kota Kasablanka mudah dijangkau, tanpa GPS pun kami sudah hapal, yaitu di jalan yang sama dengan nama mal nya, Casablanca, daerah Tebet, Jakarta Selatan.
Ceritanya gini, sabtu itu saya, suami dan anak-anak ingin escape dari suasana nge-mal di Bogor yang gitu-gitu aja. Sementara banyak banget keperluan yang lagi ingin dibeli. Masalahnya, keperluan kami beda-beda. Saya ingim belanja bulanan, suami kehabisan cairan soft lens, si adik pengen beli buku dan si kakak sudah langganan kalau ke mal pasti beli pernak-pernik stationery. Akhirnya kami putuskan ke Kota Kasablanka saja, yang kami tahu suasananya nyaman. Kota Kasablanka tidak hanya buat belanja, juga bisa buat refreshing.
Kami tiba di sana pukul 10.00. Mal masih baru dibuka. Tapi di tempat parkir sudah ramai mobil pengunjung. Untungnya Kota Kasablanka memiliki tempat parkir yang luas dan ada beberapa lantai.
Dari tempat parkir kami naik raise langsung ke lantai 2. Anak-anak langsung menuju Amazing, yaitu arena permainan. Si kakak udah punya kartunya, tinggal pinnacle up saja.
Di lantai 2 Kota Kasablanka ini memang surganya anak-anak. Di sini banyak toko mainan seperti Toys Kingdom, Planet Kidz dan Kids Station. Buat remaja penyuka aksesoris, pernak-pernik dan kado pasti suka mampir ke ClassRoom, Tokyo1Store, Naughty, Scoop dan banyak lagi.
Kartu Amazing punya Si Kakak
Banyak stationery lucu-lucu di sini
Deretan toko stationery dan aksesoris
Dari lantai atas saya sempat melongok ke lobi utama. Tampaknya sedang ada promo event dari Pantene shampo. Di Kota Kasablanka ini memang sering ada event. Kalau saya bilang, Kota Kasablanka ini adalah mal yang "hidup" dan "berwarna", ditunjang oleh rilis publikasi di media sosial yang aktif dan ramah. Walaupun dari Bogor, saya dapat update info terus dari web, twitter dan fanpage Kota Kasablanka. Info lengkap di http://kotakasablanka.co.id .
Mal dengan bangunan 6 lantai dengan desain unik khas masjid-masjid di Maroko ini menjadikannya tak hanya tempat berbelanja, juga tempat yang nyaman untuk rekreasi dengan keluarga. Yang kami suka dari Kota Kasablanka ini adalah suasana interior yang lega, dengan langit-langit tinggi sehingga udara dalam mal tetap segar, jadi sekeluarga merasa nyaman dan betah.
Food Society tampak dari samping
Kembali ke niat semula untuk berbelanja, kami menuju Paperclip di lantai Lower Ground. Wiiih, kalau lihat buku bacaan dan stationery kami pasti betah. Apalagi si Ayah, langsung ngumpet di balik rak-rak buku sejarah. Sementara saya berkeliling melihat buku-buku parenting terbaru. Kalau si kakak beda lagi, dia lagi suka eksperimen campur-campur antara lem, glitter dan pewarna. Jadi si kakak "kedipin" mama buat merayu minta dibelikan bahan eksperimen lagi.
Sebenarnya setali tiga uang dengan si Kakak, saya juga penggemar stationery. Dari bloknote yang lucu, penjepit kertas, mouse..apa saja stationery yang lucu saya suka. Untuk peredam jenuh di depan meja kerja kan? Selain buku dan alat tulis, di Paperclip juga ada mainan edukatif dan robotic dengan banyak pilihan.Pokoknya di Paperclip ini puas berbelanja.
Tiba-tiba Asa teriak, "Ma, ada buku The Good Dinosaur!" Oh, rupanya dia sedang melihat-lihat koleksi buku anak dan melihat buku yang diadaptasi dari movie terbaru Disney. Bukunya langsung didekap buat dibawa pulang. Oke deh...
Masih di lantai yang sama dengan Paperclip ada Carefour. Di sinilah saya belanja kebutuhan bulanan untuk rumah tangga. Daftar belanja yang seabreg segera tuntas pindah ke troli karena mudah untuk mencari barang-barang yang mau dibeli. Misi belanja bulanan cepat terselesaikan dengan bantuan duo krucil ini. Tak lupa si ayah mampir apotek membeli cairan pembersih gentle lens.
Cinta Produk Lokal, saya rasakan semangat ini dalam Kota Kasablanka.
Di food society, cafe lokal mampu bersaing dengan cafe franchise luar negeri. Sebut saja Bengawan Solo Cafe, Kafe Betawi, Kopi Luwak, Warjok Asli, dan Sate Senayan. Food society adalah kawasan restoran di Kota Kasablanka yang memenuhi lifestyle masyarakat sehingga bisa menikmati makanan dan bersosial di sini.
Bagi pecinta craft, Kota Kasablanka tempat yang lengkap untuk berburu aneka bantal-bantal lucu, sprei, korden, hiasan dinding, pajangan, hingga furniture unik banyak dijual di lorong-lorong lantai Low Ground. Kalau lihat merknya sih banyak produk lokal dan UKM. Mata saya langsung ijo lihat aneka craft itu, tapi karena tanggal tua saya harus menahan diri. Sementara ini harus puas dengan membuat wishlist dengan tekat pas usai gajian bulan depan mau kembali sini lagi.
Oiya, pas masih di LG tadi pandangan saya terhenti pada Serambi Botani Institut Pertanian Bogor. Waaah, sebagai karyawan IPB saya jadi bangga nih outlet produk-produk IPB ada di Kota Kasablanka.
Senang deh, belanja bersama keluarga di Kota Kasablanka. Tenantnya lengkap, mencakup banyak keperluan, dari fashion hingga machine. Dari keperluan bayi hingga dewasa. Jadi kalau pengen belanja ini-itu nggak perlu pindah-pindah mal.
Tak terasa hari sudah mencapai dzuhur. Waktunya sholat. Setelah sholat di musholanya yang nyaman dan luas, kami memutuskan kembali ke Bogor. Ssst, rest room dan musholanya di sini bersih lho. Dan sekilas saya lihat ada ruang nurseri. Salut deh sama Kokas yang menyediakan fasilitas nyaman untuk beribadah.
Sebenarnya si Adik masih pengen mengajak nonton The Good Dinosaur di XXI Cinema Kota Kasablanka. Tapi karena hari senin si Kakak mau ujian, jadi nontonnya minggu depan saja ya.
#WeLoveKokas #KokasBlogger #KotaKasablanka
*******
Tulisan ini menjadi 1 dari five Pemenang Utama lomba Blog Kota Kasablanka
Dua hal yang paling menguatirkan saya saat melepas anak ke sekolah adalah bully dan jajanan tak sehat. Soal bully saya tulis nanti ya, sekarang soal jajajan anak dulu :)
Sekolah yang bisa mengelola kantin atau catering sendiri adalah salah satu kriteria kami memilih sekolah dasar untuk Cinta. Jika TK masih relative ?Aman? Dari jajan (karena bawa snack dari rumah), ketika anak memasuki usia SD saya harus lebih berhati-hati. Anak semakin besar, mulai mengenal uang dan jual beli (memang seharusnya dikenalkan) dan mulai punya kemerdekaan untuk memilih jajanan yang akan dibelinya. Was-became pastinya, apalagi di kebanyakan SD yang saya lihat, ada pedagang jajanan di luar pagar. Dari gorengan, makanan ringan, jajanan basah, minuman warna-warni, dan permen.
Mengapa saya kuatir?
Iya pasti saya kuatir. Jajan sembarangan adalah momok bagi kesehatan anak. Saya menuliskan ini tergugah dari berita-berita yang timeline saya tentang jajanan anak. Jajan yang tak bersih, kadaluarsa atau basi, banyak mengandung zat aditif hingga zat berbahaya.
Kabar baiknya, pada 17 September 2015 lalu Dinas Kesehatan Jakarta, BPOM dan IDI bekerjasama dengan MIGELAS (PT Mayora Tbk) menyelenggarakan seminar Cermati Kandungan Nutrisi Jajanan Anak. Seminar ini dihadiri 400 guru dan siswa sekolah-sekolah di DKI Jakarta. Seminar ini adalah bentuk edukasi tentang apa dan bagaimana jajanan sehat. Http://momdadi.Com/momdadi/tips-memilih-jajanan-sekolah/
Cukup melegakan bagi kita semua bahwasanya menurut records BPOM tahun 2014, presentase Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang memenuhi persyaratan keamanan pangan meningkat dari sekitar fifty six% pada tahun 2010 menjadi lebih dari seventy six% pada akhir 2014. Penggunaan bahan tambahan pangan yang melebihi takaran pada jajanan anak sekolah juga menurun dengan presentase 23% pada tahun 2010 menjadi sixteen% pada tahun 2014.
Jadi seperti apa sih kriteria jajanan sehat anak?
Jajanan sehat anak tentunya yang bergizi, bervariasi dan bersih. Lebih detil ada rambu-rambunya ketika kita dan anak memilih jajanan :
Tidak mengandung MSG berlebihan, umumnya rasanya asin menyengat. Biasanya pada makanan ringan yang renyah.
Tidak menggunakan pewarna tekstil. Biasanya warnanya makanan dan minuman yang menyolok.
Tidak mengandung boraks, cirinya makanan yang sangat kenyal .
Tidak mengandung pemanis buatan dan es dari air mentah.
Tidak boleh menggunakan pembungkus kertas bekas, plastik hitam dan styrofoam.
Tidak menyediakan saos tomat botolan. Hanya boleh kecap dan sambal.
Tidak membeli makanan yang tidak jelas asal-usulnya misalnya "remahan" mie kering. Disinyalir, mie kering itu adalah sisa produksi dari pabrik mie yang didaur ulang. Mie kering tanpa merek tidak boleh dijual di kantin.
Tidak membeli makanan kadaluawarsa, harus lihat tanggal pada kemasan.
Tidak membeli makanan matang yang kita tidak tahu siapa pembuatnya.
Tidak membeli makanan di tempat terbuka tanpa penutup atau pembungkus Karena rentan terpapar debu dan kuman.
MIGELAS, snack favorit yang sehat.
Iya, favorit banget!
Cinta suka bekal MIGELAS, karena dimakannya dalam kondisi hangat dan fresh. Pilihan rasanya ada 4, yaitu soto ayam, kari ayam, ayam bawang dan baso. Banyak pilihannya, nggak bikin bosan.
MIGELAS ini jadi stok cemilan di rumah juga. Sore hari, pas kami pada kelaparan, baik yang pulang sekolah atau pulang kantor, tapi masih belum waktunya dinner, mending seduh MIGELAS. Porsinya pas untuk ngemil, buat anak pas, buat saya juga pas (nggak mengganggu weight loss plan hehehe). Daripada anak jajan nggak jelas di luar, mending disediakan makanan favoritnya dari rumah.
Dulu sempat bingung juga memilih jajanan sehat untuk bekal sekolah. Maunya sih yang praktis, maklum, huru-hara ibu-ibu di pagi hari, banyak kerjaan tapi waktu terbatas. Kan jajanan basah biasanya sudah disediakan dari sekolah. Jadi kami cari jajanan kemasan, atau frozen meals, gitu. Terus, kami pilih-pilih jajanan di swalayan. Nah, makanan yang warna-warni mencolok langsung coret dari daftar :)
Kebetulan Cinta nggak terlalu suka yang manis-manis. Bagus juga sih, jadi lebih terjaga dari ancaman caries gigi, obesitas dan diabetes pada anak. Dia lebih suka yang gurih dan asin. Tapi saya sering melarangnya, karena setiap kali cek kemasannya pasti ada kandungan MSG. Aduh, duh? Susahnya mencari jajanan sehat.
Terus waktu itu saya lihat iklan di TV, iklan MIGELAS, katanya sih nggak menggunakan MSG. Yah, tapi sebagai ibu cerdas kita harus tetap cek komposisinya dong ya. Awalnya saya ragu, tapi begitu saya lihat komposisinya, ternyata benar MIGELAS itu tanpa MSG buatan. Itulah pertama kalinya saya tahu dengan MIGELAS, dan sekarang saya selalu menyimpan stok MIGELAS dirumah untuk keluarga.
MIGELAS juga mengandung protevit, sumber nutrition A, B1, B2, B6 dan B12 yang bermanfaat untuk pertumbuhan. Kalau dari segi rasa memang MIGELAS ini tidak menyengat seperti mie lain yang mengandung MSG.
Kalau dari cara seduhnya, MIGELAS ini lebih aman. Tahu kan, kalau styrofoam atau gelas plastik seperti untuk air mineral itu terkena air panas akan mengeluarkan senyawa karsinogen? Penyajian MIGELAS lebih aman, seduh MIGELAS di dalam gelas kaca atau wadah foodgrade, misalnya Tupperware atau Lock and Lock. Kalaupun kena air panas tetap aman dikonsumsi.
MIGELAS ini juga solusi saya atas kekuatiran soal makan mie. Padahal, siapa sih yang nggak suka mie? Hanya saja photo mie kurang oke gara-gara issue MSG dan kemasan styrofoam. Jadi dilema juga awalnya, takut anak sembunyi-sembunyi jajan mie tak jelas. Tapi pas sudah kenalan sama MIGELAS, tak perlu kuatir lagi, sudah punya mie yang sehat.
Dan kebetulan banget pas saya baca tentang seminar yang jajanan sehat yang saya sebutkan di atas, MIGELAS bersama BPOM adalah penyelenggaranya, jadi memang MIGELAS peduli dengan jajanan sehat untuk anak. Saya cuma membatin, jadi nggak salah pilih jajanan sehat dong selama ini.
Yup, kompleks ya persoalan jajanan anak Dan memang butuh kepedulian bersama untuk menjaga anak-anak kita dari jajanan tak sehat. Kalau sudah terbiasa memilih jajanan sehat, semakin gampang kok untuk diterapkan. Tinggal pembiasaan saja.
Bulannya para mama merayakan motherhood. Perayaan saya sederhana, melihat kembali apa yang sudah dilakukan dan mana yang masih kurang. Dan pencapaian yang diperoleh anak-anak sudah cukup menjadi hadiah terindah buat saya.
Nggak terasa, desember ini Asaku sudah waktunya pendaftaran masuk SD. Asa siap menjelang tahun ke 6 nya. Waaaa, udah gede anak mama! Semoga masih mau ya dicium-cium terus?
Ingat waktu dia masih baby imut menyusu ASI sampai 2 tahun. Trus mulai mandiri dan menyapih diri, perlahan berganti ke susu pertumbuhan. Perasaan saya antara lega karena sudah berhasil lulus ASI 2 tahun, tapi juga kangen breastfeeding moment. Sudah deh ya, nggak boleh mellow lama-lama.
Sekarang Asa sudah besar. Susu cair pertumbuhannya adalah Morinaga Chil-Go! Awalnya kenal Morinaga Chil-Go! pas lagi bingung mencari botol susu (dodot) yang menarik buat Asa sebagai pengantar weaning (sapih). Kebetulan saya melihat botol susu Morinaga Chil-Go! Asyik juga ya kalau di rumah disediakan susu cair pertumbuhan, pikir saya. Kan Asa sukanya minum air dingin dari kulkas. Jadi kalau disediakan Morinaga Chil-Go! di kulkas, dia bisa 'swalayan’ ambil sendiri, kapan saja dia mau. Nggak pake repot, hehehe… ini mamanya kok males banget sih??
Ke sininya, semakin terasa manfaat memilih Morinaga Chil-Go! , yaitu:
Morinaga Chil-Go! adalah susu cair pertumbuhan anak 1-12 tahun yang diformulasikan dengan nutrisi untuk otak (Kolin, Inositol, Vitamin B Kompleks, Zat Besi dan Yodium) dan nutrisi untuk daya tahan tubuh ( Prebiotik Inulin, Zinc, Kalsium, Vitamin A, C dan E) yang sesuai untuk pertumbuhan anak pada periode emasnya. Jangan salah ya, Morinaga Chil-Go! bukan susu kental manis atau susu cair biasa.
Dengan bentuk cair dan kemasan botol, Morinaga Chil-Go! mudah disajikan dan diminum anak secara mandiri. Anak bisa mengambil sendiri, suka minum lagi dan lagi.
Morinaga Chil-Go! mudah dibawa bepergian kemanapun. Kesempatan untuk minum susu jadi lebih banyak. Mama tidak perlu lagi repot membawa termos air, susu bubuk dan botol susu kemana-mana. Cukup bawa beberapa Morinaga Chil-Go! , pulang sudah habis. Gampang kan..ringan…jadi mama bisa bawa barang belanjaan yang lain #eh
Morinaga Chil-Go! rasanya enak. Ini Asa yang bilang lho.. dan setelah saya cicip memang iya Morinaga Chil-Go! rasanya enak. Anak kecil mana bisa dibohongi soal rasa. Saya juga jadi lega kalau Asa suka Morinaga Chil-Go! jadi nggak tergoda jajan susu cair yang nggak jelas kadar dan kualitas susunya.
Buat anak yang lengket banget sama dodot-nya, Morinaga Chil-Go! bisa mengalihkan perhatian dari dodot. Morinaga Chil-Go! bisa dengan disedot langsung atau dituang ke gelas. Jadi membantu banget proses penyapihan, baik menyapih dari ASI maupun dari dodot.
Dear Mama (Dear My self), minum susu itu nggak sekedar minum susu lho?
Minum susu itu lebih dari sekedar kenyang dan sehat. Mama, anak dan susu bagaikan segitiga yang setiap hari urusannya melibatkan ketiganya. Iya nggak? Jadi kenapa tidak dimanfaatkan sehingga bisa meningkatkan bounding, kreatifitas dan kecerdasan buat anak, juga buat mama.
Asa sebenarnya gampang minum susu, tapi saya pikir seru juga kalau ritual minum susu diselingi dengan bermain kreatif. Selain nutrisi, anak juga butuh stimulasi. Caranya adalah bermain, bermain dan bermain. Karena bermain adalah dunia yang disukai anak, maka di situlah kita ikut nyebur ke dunianya.
Akhir-akhir ini saya dan Asa suka bermain kreatif bersama Morinaga Chil-Go! Siapa tahu ide ini bisa dipraktekkan juga oleh para mama.
KidActivity #1 Bermain angka bersama MorinagaChil-Go!
Caranya dengan menempel angka di atas botol Morinaga Chil-Go! Saya minta Asa mengurutkan dari 0-9 dan sebaliknya. Selain mengurut bisa juga dimodifikasi dengan latihan menjumlah, memilih angka lebih besar dan lebih kecil, disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak.
Anak TK umumnya sudah mulai mengenal hari dan bulan. Bermain angka bisa dihubungkan dengan urutan hari dan bulan. Mengurutkan angka sambil mengurutkan nama hari dan bulan.
Manfaat bermain angka:
Mengasah kemampuan anak untuk berhitung dan mengenalkam satuan hitung sebagai pondasi belajar berhitung di sekolah.
Anak belajar nilai yang lebih besar dan lebih kecil. Pada anak yang agak besar dapat dilanjutkan dengan belajar penjumlahan dan pengurangan.
Belajar mengurutkan angka membuat anak latihan memperkirakan apa yang terjadi berikutnya dalam kehidupan sehari-hari. Misal kelas diurut dari 1-6 SD, usia urut dari 1, 2, 3 dst, hari urut minggu-sabtu dan banyak contoh lain.
Bosan main angka? Bisa kok selingi dengan main huruf di botol Morinaga Chil-Go!
Kid Activity #2Cari Morinaga Chil-Go! Favoritmu.
"3 beruang coklat, merah muda dan putih menyembunyikan Morinaga Chil Go! Yang lezat. Bisakah kamu temukan rasa favoritmu ada pada beruang yang mana?"
Dalam 3 mug beruang saya simpan 3 Morinaga Chil Go! dalam posisi acak, warna botol tidak sesuai dengan warna mug.
Kemudian Asa mengendap-endap mengintip ciri-ciri Morinaga Chil-Go! favoritnya. Dia paling suka rasa coklat. Diintipnya mulut beruang, terlihat botol Morinaga Chil-Go! menyembul sedikit. Tapi Asa tidak boleh membuka tutupnya sampai pencariannya benar.
Kalau belum puas, ulang permainan dengan mengacak kembali isi mug beruang dengan warna isi berbeda.
Manfaat permainan ini:
Anak belajar mendeteksi, mengenali seluruh benda hanya dengan melihat bagian kecilnya.
Anak belajar teliti bahwa tidak selalu warna bungkus sama dengan warna isi.
Pastinya permainan ini seruuuu!
Kid Activity #3 Bed time story with Morinaga Chil-Go!
Nah, ini sebenarnya aktivitas paling gampang untuk rutin dilakukan. Asa biasanya yang nagih minta diceritakan hampir setiap malam. Sambil cerita, sambil minum Morinaga Chil-Go! Kalau belum mengantuk biasanya cerita sambil mengobrol.
Asa itu anaknya suka banget bicara. Jadi kalau lagi baca buku cerita gini, bukan saya yang cerita, tapi malah dia yang bercerita,hihihi.. Walaupun belum bisa membaca dengan lancar, Asa cerita berdasarkan gambar yang dilihatnya. mengarang sendiri, gitu. Ujug-ujungnya sering melawak. Asaaaa, kamu lucu banget sih Nak! Kalau dekat Asa pasti mau tertawa saja lihat dia ceriwis bercerita.
Manfaat Cerita:
Bonding time. Membacakan dongeng untuk anak dapat mempererat ikatan antara Mama dan anak. Di sela membaca cerita, kesempatan saya memancing anak menceritakan tentang dirinya, perasaannya, dan kesukaannya.
Mengenal bahasa. Membaca cerita mengenalkan anak pada kosakata yang lebih banyak.
Mengenal moral. Pada sebuah cerita dapat kita temukan banyak nilai moral yang bisa dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan imajinasi. Dari cerita anak bisa membayangkan kejadian dan hal yang belum pernah dilihatnya langsung. Anak bisa berimajinasi. Cerita yang diserapnya bisa menstimulasi anak untuk menciptakan imajinasinya sendiri dan menuangkan dalam bentuk cerita verbal atau menggambar.
Yang terlihat dari gambar di atas kami sedang membaca cerita peternakan. Ada peternakan sapi, ayam, domba, dan kuda. Dari cerita ini Asa jadi tahu darimana susu Morinaga Chil-Go! berasal.
Kid Activity #four Tebak dan Ingat bersama Morinaga Chil-Go!
Saya buat sixteen kartu (atau angka genap lainnya) yang dibaliknya diberi tulisan dan gambar, masing-masing 2 rangkap setiap tulisan/gambar. Saya susun kartu secara acak di lantai membentuk persegi. Kemudian saya minta Asa membuka 2 kartu sekaligus yang dia pilih secara acak. Jika keduanya bergambar sama, kartu boleh terus dibuka, jika berbeda kartu harus ditutup kembali. Demikian seterusnya hingga seluruh kartu terbuka.
Tulisan/karakter dibalik kartu disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak.
Setelah Asa berhasil menyelesaikan tantangan, baru deh minum Morinaga Chil-Go! tapi kalaupun belum berhasil ya nggak apa-apa juga minum Morinaga Chil-Go! biar tambah semangat. Yang penting kan serunya;)
Manfaat permainan ini:
Melatih daya ingat anak.
Mengenalkan bentuk bagi anak usia batita, menenalkan huruf dan angka bagi prasekolah.
Kid Activity #5. Simple cooking with Morinaga Chil-Go!
Salah satu cara agar anak tidak bosan dengan susu adalah menyajikan dan mencampurnya dalam menu yang berbeda. Beruntunglah anda para mama yang jago memasak. Sedangkan saya tidak pandai memasak...Hehehe
Tapi nggak kekurangan akal, saya pilih menu-menu simpel saja, dengan bahan-bahan yang gampang diperoleh plus Morinaga Chil-Go! Lebih seru lagi kalau anak diajak ikut memasak.
Minggu lalu saya dan Asa mencoba bikin "Vla Chil-Go! Oreo". Bahannya gampang, 3 sendok tepung maizena dicampur dengan 3 botol Morinaga Chil-Go! rasa vanila lalu direbus sekitar 3 menit. Setelah itu giliran Asa meletakkan oreo di dalam cetakan, lalu tuang vla Morinaga Chil-Go! dan taburi bagian atasnya dengan oreo yang telah ditumbuk. Simpan dalam lemari es sebelum dinikmati. Gampang banget kan.
Kalau mau yang mudah dan sehat saya memasak kacang ijo atau sereal plus Morinaga Chil-Go! Bubur kacang ijo dengan gula merah saya buat dalam jumlah agak banyak dan disimpan di kulkas. Sengaja saya tidak menggunakan santan. Pas mau dimakan, minta Asa menuangkan 1 botol Morinaga Chil-Go! dalam mangkok bubur Kacang Ijo. Tadaaa...jadilah Bubur Kacang Ijo Morinaga Chil-Go!
Mau yang praktis buat sarapan? Sereal gandum rasa coklat plus Morinaga Chil-Go! rasa vanilla atau strawbery. Dijamin enak! Kalau serealnya rasa jagung dan putih, gunakan campuran Morinaga Chil-Go! rasa coklat. Gampang dan praktis.
Manfaat Memasak bagi anak:
Mengenal bahan-bahan makanan dan sedikit demi sedikit dikenalkan gizi dan manfaatnya.
Mengenal manfaat susu untuk tubuh
Mengenal rasa makanan lebih bervariasi
Belajar mengukur komposisi
Mempererat bonding mama dan anak :)
Anak lebih semangat makan.
Kid Activity #6 Go to The Zoo with Morinaga Chil-Go!
Tidak semua orang dewasa sayang binatang. Karena itu perlu dikenalkan sejak dini agar anak mengenal binatang, sayang dan melestarikan. Jalan-jalan ke kebun binatang atau peternakan adalah cara mengenalkan pada anak tentang berbagai jenis kehidupan binatang. Seperti pengalaman Asa bukan September lalu, jalan-jalan ke Batu Secret Zoo di Jawa Timur. Keren tempatnya. Saya rasa Secret Zoo ini cocok disebut sebagai kebun binatang moderen dan edukaif. Selain menampilkan koleksi binatang, di sana juga banyak papan tebak-tebakan pengetahuan tentang binatang.
Luas sekali kawasan Batu Secret Zoo. Kami sampai kelelahan jalan kaki. Sambil lihat-lihat binatang, Asa minum Morinaga Chil-Go! beberapa kali agar tidak kehausan dan menambah energi.
Nah seru kan bermain kreatif bareng Morinaga Chil-Go! Yang saya ceritakan disini hanya sebagian kecil dari ide bermain kreatif dan seru yang bisa diciptakan oleh mama dan anak. Minum susu semakin seru, anak yang tadinya nggak suka susu jadi suka. Yang sudah suka jadi tambah pintar.
Secara umum manfaat bermain bagi anak :
1. Meningkatkan koordinasi mata dan tangan
sehingga anak-anak akan lebih bagus dan presisi dalam melakukan gerakan.
2. Meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dalam perencanaan maupun strategi untuk mendapatkan hasil akhir yang diinginkan.
Three. Mengajarkan kerja sama tim
four. Mengajarkan ketekunan
five. Memperbaiki temper
7. Mengajarkan ilmu akademis
eight. Menyatukan anggota keluarga
Morinaga Chil-Go! adalah produk inovasi unggulan dari Kalbe Nutritional, yang berkomitmen memproduksi produk-produk nutrisi berkualitas terbaik. Kalbe bekerjasama dengan Morinaga Jepang untuk memproduksi susu pertumbuhan anak, salah satunya Morinaga Chil-Go! Misi Kalbe Nutritionals adalahWe Provide wellness to millions-menyediakan produk dan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Bermain dapat menstimulasi kecerdasan anak, sedangkan Morinaga Chil-Go! mendukung fisik dan otak anak agar mampu beraktivitas dan menyerap infomasi dengan baik. Kandungan Kolin dan Inositol berperan dalam menyimpan memori, berpikir, berbicara dan gerakan sadar. Vitamin B Kompleks, Zat Besi dan Yodium merupakan vitamin dan mineral yang berperan penting pada sistem saraf dan konsentrasi anak.
Untuk menjaga daya tahan tubuh anak, Morinaga Chil-Go! Dilengkapi Prebiotik Inulin one thousand mg yang merupakan prebiotik (makanan bagi bakteri baik) dan serat pangan untuk kesehatan saluran cerna, Zinc untuk sistem imunitas tubuh, Kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi, serta nutrition A, C dan E untuk melindungi sel tubuh.
Banyak ide permainan dan stimulasi tumbuh kembang anak yang bisa dilihat di Facebook :(www.facebook.com/morinagaplatinum). Sedangkan info produk lebih lanjut bisa dilihat di www.morinagaplatinum.com .
Pastinya sebagai mama saya ingin Asaku menjadi generasi platinum yang multi talenta. Karena itu di masa emasnya ini harus dioptimalkan perkembangannya.
Kasih sayang Mama + Stimulasi + Morinaga Chil-Go! mendukung generasi platinum yang sehat, cerdas dan multi talenta.
Desember, tak lupa saya ucapkan "Selamat Hari Ibu/Mama", selamat mendampingi anak-anak tumbuh menjadi generasi platinum yang bertakwa dan bermanfaat untuk sesama.